Strategi Dasar Bisnis Investasi

Monday, October 13th, 2014 - Investasi

Teknik Bisnis InvestasiTak pernah ada orang yang membuat sukses besar dalam segala sesuatu berfikir sempit. Berfikir luas berarti menjaga sesuatu yang paling penting dibagian depan kesadaran anda sepanjang waktu, dan tidak menghabiskan waktu anda memikirkan hal-hal yang kurang penting. Itu berarti memiliki impian yang sangat besar yang harus dan dicapai dengan berusaha sungguh-sungguh untuk meraihnya. Itu berarti menghindarkan dari hal kecil-kecil dan detail-detail yang tak perlu, serta memusatkan perhatian pada kegiatan-kegiatan dan detail-detal yang penting yang akan membantu anda untuk mencapai sasaran-sasaran anda.

Pemikir besar tidak membuang waktu terlampau banyak, dengan merisaukan mengenai bagaimana memangkas pengeluarannya agar dapat mempertahankan peningkatan pendapatannya, melainkan berfikir keras mencari cara-cara menambah pendapatannya. Terdapat batas-batas yang jelas mengenai jumlah uang yang dapat ditabung dari pendapatan tertentu, tetapi tidak ada batas tentang jumlah uang yang dapat dikumpulkan, asalkan ada kemauan yang kuat untuk mendapatkannya dan ada cara untuk mengumpulkan uang tersebut. Seseorang yang penting untuk keberhasilan anda adalah rekan tetap anda, entah itu pasangan hidup anda atau bukan. Tidak harus anda berdua membangun usaha tersebut bersama-sama, tetapi klo anda ingin membangunnya melulu atau terutama dari tangan anda sendiri, hal itu harus diselaraskan dengan rekan kerja anda yang setiap saat bisa bertemu dan berbincang. Hal ini tampaknya sudah jelas, tetapi bisnis-bisnis investasi seperti MLM misalnya gagal berkembang karena lingkungan negatif yang tercipta melalui pertikaian antara rekan.

Anda harus ingat, tidak ada jaminan saudara atau rekan anda akan selalu bergairah tentang bisnis yang baru anda terjuni. Karena itu tidak ada gunanya mendorong langsung kesitu dengan harapan agar dia melakukan 50% pekerjaan. Dan tak ada gunanya mengeluh manakala harapan-harapan anda tidak terwujud.

“Seandainya kamu mau menjual satu produk saja, kita sudah memulai sesuatu dengan usaha ini”

Ya, seandainya anda menyesponsori seseorang, mungkin anda dapat menjual sesuatu.  Diskusi seperti inilah yang merupakan awal dari berakhirnya kegiatan seseorang. Berfikirlah secara luas. Perhatikan perasaan-perasaan pasangan bisnis anda mengenai usaha tersebut.

Strategi Dasar Bisnis Investasi | Berita Komunitas | 4.5