Jelang Kompetisi MotoGP

Jelang Kompetisi MotoGP

Jelang Kompetisi MotoGP , Inilah Pembalap Yang Dapat Kursi

Jelang Kompetisi MotoGP , Inilah Pembalap Yang Dapat Kursi. Bergulirnya laga Jelang Kompetisi MotoGP 2020 bulan depan semestinya akan di tunggu tunggu oleh beberapa faksi, termasuk juga beberapa rider.

Karena, musim ini adalah arena pembuktian untuk beberapa rider, terutama mereka yang belum mendapatkan bangku di tahun kedepan. Dari deretan nama nomine MotoGP, sekedar baru 8 rider yang nasibnya sudah dinyatakan aman.

Di club Honda, ada si juara dunia musim yang telah lewat, Marc Marquez yang mendapatkan kontrak sampai 4 musim. Lalu di club Ducati, Jack Miller sudah dinyatakan akan isikan bangku club pabrikasi tahun ini, gantikan Danilo Petrucci yang angin-anginan musim yang telah lewat.

Tidak hanya Miller, Tito Rabat masih tetap dapat dinyatakan bakal bela panji club satelit Ducati, Avintia Racing. Berganti ke Yamaha, mereka sudah mengikat Maverick Vinales dan Fabio Quartararo pada musim depan, dan melengeserkan Valentino Rossi dari bangku club pabrikasi.

Di club Suzuki, dwi rider mereka musim yang telah lewat, Alex Rins dan Joan Mir masih tetap mendapatkan keyakinan dari club dengan logo S itu. Terkini yakni rider asal Italia, Aleix Espargaro. Ia akan bela club Aprilia dua musim waktu depan.

Valentino Rossi Merasa Kangen Dengan M1

Peluncuran kalender balap terakhir MotoGP 2020 membuat beberapa faksi sumringah. Diantaranya ialah rider asal Italia, Valentino Rossi. Rider klub Monster Yamaha ini berkata kalau dia ingin tahu dengan perform kendaraannya, Yamaha M1 2020 yang tetap sekalipun belum diperlukan buat balapan sah sama seperti motor balap klub lain.

“Saya berpikir kesemuanya orang rasakan emosi yang hebat sehabis lihat kalender 2020 yang diperbaiki. Ini sedikit melegakan buat semua di klub serta buat banyak fans,” kata Rossi. “Lockdown itu ialah kondisi serius serta aneh, akan tetapi sukses, serta saya berpikir kelanjutannnya itu membuat kita semakin menjunjung balapan,” ujarnya.

Sebelum endemi virus corona, klub Yamaha memperlihatkan perkembangan positif diakhir persaingan 2019. Ini dinyatakan dengan melesatnya perform Maverick Vinales yang kelanjutannnya dapat merampas tempat 3 classement akhir dari Alex Rins.

“Saya benar benar kangen menaiki M1 ini. Bakal menarik buat lihat dimana kami berdiri, sebab sudah lama mulai sejak tes paling akhir.” “Hal yang tentu, kami bakal coba optimal buat ada disana di muka lagi serta memberi fakta terhadap banyak fans buat dengerin serta menghibur kami,” ucap Valentino Rossi.

Negosiasi V Rossi Dengan Petronas Alot

Negosiasi di antara Valentino Rossi serta klub Petronas Yamaha SRT berjalan alot. Sampai waktu ini, mereka belum menjumpai titik jelas. Dengar hal semacam itu, Fabio Quartararo bakalan menekankan Valentino Rossi agar dapat lekas masuk dengan klub Petronas Yamaha SRT.

Dia mengatakan dihadapan media bila dirinya sendiri siap membantunya buat hari depan di dunia balap. Quartararo mengatakan bila klub Petronas begitu profesional. Bahkan juga, klub Petronas ini bakalan sesuai kedepannya dengan hadirnya Valentino Rossi.

“Klub ini semisal keluarga. Saya satu orang yang konsentrasi 100 persenyang kulakukan. Apabila kau kerja 10 jam tak ada persoalan. Namun disaat saya finish saya bakal berkelakar hingga kembali lagi kerja,” kata Quartararo ditulis.

“Klub ini yaitu paduan profesional serta kondisi bagus sebagai ciri-ciri klub kami. Saya gak tahu bagaimana tim pabrikan, namun saya kuatir tambah lebih pekerjaanonal dari klub Petronas,” katanya.

Barangkali dengan perihal ini, Valentino Rossi diharapkan dapat lekas masuk dengan Petronas buat musim depan. Bos klub Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali yakin bila klub dengan Rossi sudah mulai ada titik jelas. Razali bakal menghadirkan teleconference langsung dengan Rossi buat sama sama pindah saran dalam kurun waktu dekat.

Masa Depan V Rossi Menjadi Teka Teki Di Pekan Depan

Hari esok Valentino Rossi sampai sekarang ini masih simpang siur. Ada yang mengatakan jika The Doctor lanjut balapan untuk team Petronas, ada pula yang menjelaskan Valentino Rossi pensiun.

Didepaknya rider dengan nomor 46 dari team pabrikasi Yamaha sebab digeser oleh rider muda Fabio Quartararo membuat waktu depannya jadi bahan pembicaraan. Ditambah lagi ada epidemi corona ini, membuat Rossi semakin banyak diam diri di dalam rumah sekalian merenungkan waktu depannya.

Di lain sisi, Valentino Rossi sendiri bersyukur adanya epidemi ini sebab dia dapat pikirkan waktu depannya untuk musim depan. “Jujur, bicara denganku, akhir keadaan Covid-19 ini punyai efek positif. Buatku saat saya pensiun akan jadi hari yang benar-benar susah,” kata Rossi, diambil dari Motosan.es.

“Jadi saya tidak lihat suatu hal yang bagus, saya tidak lihat faktor positif saat pensiun. Saya akan merasai duka cita besar serta perasaan jelek,” paparnya. Valentino Rossi berasa jika dianya tidak takut pensiun, tetapi ia berasa susah.

“Jujur saya menikmatinya sebab benar-benar aneh telah semenjak 2005 hidupku tetap di circuit. Pertama aneh, tetapi saya berasa nyaman di dalam rumah, serta hidup tanpa ada desakan hasil balap. Ini perasaan bagus, saya memikirkan kehidupan saat saya stop,” katanya. “Saat ini kita diakhir Mei. Kupikir minggu kedepan saya dapat memberi keputusanku serta pasti beberapa orang akan selekasnya tahu,” ucap The Doctor.

ditulis oleh

jordan smith

Jordan memulai hasratnya untuk menulis sebagai penggemar olahraga. Anda akan melihatnya meliput beberapa liga bola basket selalu mencari cerita yang bagus untuk diceritakan. Dari waktu ke waktu, ia juga membenamkan diri dalam penulisan untuk olahraga lain seperti MMA dan Sepak Bola.